oleh

Bawaslu Rekomendasi 6 Petahana Didiskualifikasi, 1 di Papua

banner 468x60

Jakarta, monitornews — Sebanyak 6 pasangan calon (paslon) petahana pada Pilkada Serentak 2020 tidak dapat melanjutkan tahapan selanjutnya. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI merekomendasikan agar mereka didiskualifikasi karena dianggap menyalahgunakan wewenang dalam memperoleh suara. Salah satunya menyelewengkan bantuan sosial terdampak pandemi Covid-19.

Dalam sebuah acara webinar, Rabu (21/10), Ketua Bawaslu Abhan Misbah tidak merinci siapa saja nama enam calon petahana. Abhan juga tidak menjelaskan lebih detail jenis pelanggarannya.

banner 336x280

Menurutnya, paslon di Kabupaten Gorontalo melanggar pasal 71 ayat (1) UU Pilkada tentang larangan membuat tindakan dan/atau keputusan yang menguntungkan atau merugikan paslon.

Di Ogan Ilir, Sumatera Selatan dan Halmahera Utara, Maluku Utara, dua paslon melanggar pasal 71 ayat (3) UU Pilkada soal larangan menggunakan kewenangan, program, dan kegiatan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon.

Kemudian, paslon di Pegunungan Bintang Papua, Banggai Sulawesi Tengah, dan Kabupaten Kaur Bengkulu melanggar pasal 71 ayat (2) UU Pilkada soal larangan mutasi jabatan jelang pilkada.

Rekomendasi Bawaslu telah dikirim ke KPU daerah masing-masing. Berdasarkan rekomendasi tersebut paslon petahana di Kabupaten Banggai telah didiskualifikasi, demikian pula di Ogan Ilir.

Sikap berbeda ditunjukkan KPU Halmahera Utara. Penyelenggara pesta demokrasi di tempat tersebut justru menolak rekomendasi.

Tiga penyelenggara Pilkada lainnya, masih dalam proses.

Di Kabupaten Banggai petahana Herwin Yatim – Mustar Labolo mengajukan gugatan ke PT TUN Makassar untuk melawan status Tidak Memenuhi Persyaratan (TMS) oleh KPU setempat. Gugatan itu dimenangkan. Pengadilan memerintahkan agar KPU Banggai mencabut putusan TMS terhadap paslon petahana dan mengikutsertakan pasangan tersebut pada tahapan Pilkada.

Saat ini KPU Banggai sedang mempertimbangkan apakah akan mengajukan kasasi terhadap putusan PT TUN Makassar tersebut.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed