oleh

DPR : SEKOLAH TATAP MUKA BUKAN WAJIB TAPI BOLEH

banner 468x60

Jakarta, monitornews — Belajar tatap muka di sekolah bukanlah kewajiban, melainkan diperbolehkan.

Hal itu ditegaskan Anggota Komisi X DPR RI Himmatul Aliyah.

banner 336x280

Karena bukan merupakan kewajiban maka pelaksanaan belajar tatap muka diserahkan ke pemangku kepentingan di masing-masing wilayah. Mereka itulah yang patut menilai apakah wilayahnya sudah dapat melaksanakan belajar tatap muka di sekolah.

“Karena pemangku kepentingan di wilayah yang paling tahu di mana zona-zona yang dimungkinkan aman untuk anak-anak kembali bersekolah,” kata Imma, sapaan akrab Himmatul Aliyah, di sela Kunjungan Kerja Reses Komisi X DPR RI ke Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Senin (14/12).

Imma juga mengatakan, patut pula dipertimbangkan untuk disediakan kendaraan khusus untuk antar-jemput para siswa yang hendak melakukan belajar tatap muka di sekolah.

Imma beralasan, tanpa kendaraan khusus maka siswa dapat naik kendaraan umum sehingga berpotensi tertular Covid-19.

“Perlu kehati-hatian karena menyangkut kesehatan dan keselamatan para siswa,” katanya.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed